Beras dan Nasi

Posted: October 24, 2010 in TUGAS KULIAH GUNDAR

Beras

Beras pada awalnya mengalami proses dari bibit – bibit kecil yang di olah oleh para petani. Para petani membajak sawah dengan menggunakan tradisi jaman dahulu memakai hewan kerbau, setelah itu bibit – bibit beras yang kecil di lempar satu persatu ke tanah yang telagh di bajak oleh hewan kerbau. Para petani menunggu berhari – hari untuk mendapatkan hasil agar bibit – bibit yang di tanam dapat membuah kan hasil, terus menerus petani menyirami bibit – bibit.

Bulan kebulan petani menyirami dan member pupuk secara teratur, 3 bulan setengah akhirnya membuahkan hasil bibit yang telah ditanam memperoleh hasil menjadi padi, dari padi ini para petani memetiknya satu persatu hingga menjadi banyak, terkadang ada petani yang menggunakan cara tradissional dan cara modern.

Petani yang menggunakan cara tradisional, padi di lumpurkan satu persatu, kemudian dari kumpulan tersebut padi di banting dengan keras pada meja kayu yang sangat besar dan kuat, pada meja kayu ini biasa nya para petani menggunakan meja yang terbuat dari pohon jati. Setelah padi rontok dari tangkai – tangkai nya, kemudian petani menjemur padi – padi hingga padi terlihat kering dan siap untuk dijual. Petani yang menggunakan cara modern padi yang sudah dikumpulkan satu persatu, kemudian dengan menggunakan mesin perontok padi, padi yang telah dikumpulkan dimasukan ke dalam mesin dan padi pun akan kelaur secara bersih. Setelah proses pada mesin padi siap untuk di Jemur di terik matahari.

Pada proses penanaman oadi ini membutuhkan waktu yang sangat lama setelah padi yang di buat melalui proses, maka padi – padi tersebut harus dikeringkan hinggan benar – benar kering. Sangat sulit padi menjadi benar – benar kering bila pada saat musim hujan, para petnai harus benar – benar teliti dan berjuang keras untuk mengeringkan padi – padi yang telah di olah. Lain halnya dengan cuaca yang sangat panas, memungkinkan petani cepat untuk menyelesaikan pengeringan padi – padinya. Setelah padi kering siap untuk di masukkan kedalam karung dan dikilokan, dan padi pun siap untuk dijual kea gen – agen.

Dan biasanya para petani mengelompokan beras – beras sebelum di jual kea gen. Petani menjual beras beraneka ragam ada beras pandan wangi, beras pulen dan beras pera. Pada masing – masing masyarakat tinggal memeilih beras mana yang masyarakat inginkan.

 

Nasi

Nasi dapat terbentuk melalui proses – proses yang di lakukan oleh petani. Pada beras yang telah di pilih untuk di beli masyarakat di cuci sebanyak 3 kali hingga kotoran – kotoran dari sisa – sisa pengelolahan padi menjadi hilang. Biasa nya para ibu rumah tangga mencucui beras, air tidak sampai benar – benar bening karena pada air beras yang masih agak keputiha – putihan mengandung vitamin. Setelah beras tersebut di cuci kemudian di masak beberapa menit hingga air tersisa sedikit. Terkadang ada orang yang sebelum nasi matang, ada air beras yang kental yang kemudian di ambil sedikit dan kemudian di minum untuk anak – anak kecil.

Pada beras yang sudah agak matang kemudian di pindah ke tempat nasi untuk di panaskan agar nasi menjadi lebih matang. Setelah matang, siaplah menjadi nasi untuk dimakan oleh masyarakat. Proses nasi ini mengalami proses – proses yang sangat panjang dan pada akhir nya jadilah nasi yang kita makan sehari – hari untuk memenuhi 4 sehat 5 sempurna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s